Kisah Keteladanan Rasul Ulul Azmi dan Keistimewaannya

ulul azmi

Rahmadanil.comUlul Azmi secara bahasa berasal dari dua kata, yakni Ulul yang berarti pemilik atau orang yang memiliki dan Azmi yang berarti keteguhan atau cita-cita yang mantap. Jadi, Ulul Azmi adalah sebutan untuk orang-orang yang memiliki kemauan yang teguh dan kuat.

Rasul Ulul Azmi

Dengan melihat pengertian dari Ulul Azmi, kita dapat memahami bahwa Rasul Ulul Azmi adalah sebutan atau gelar yang Allah berikan kepada Rasul Allah yang memiliki keteguhan hati, kelapangan dada serta tekad yang kuat dalam menjalankan tugas kenabiannya.

Ada 5 orang Rasul yang bergelar Ulul azmi, yaitu :

Nuh As.

Ibrahim As.

Musa As.

Isa As.

Muhammad Saw.

Dalil tentang Rasul Ulul Azmi

Allah Swt. menyampaikan dalam Q.S. Al-Ahqaf : 35 agar kita meniru kesabaran dan keteguhan hati para Rasul Ulul Azmi.

Artinya : Maka Bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul Telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, Maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

Kisah Rasul Ulul Azmi

Nuh As.

Nabi Nuh memiliki usia yang cukup panjang, ia telah berdakwah selama kurang lebih 950 tahun. Dalam rentang waktu tersebut hanya 80 orang saja yang mau mendengarkan dakwahnya. Banyak cara yang nabi Nuh lakukan untuk mengajak umatnya agar mau menyembah Allah, tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Pada akhirnya Allah memberikan azab kepada mereka dengan sebuah bencana banjir besar yang amat dahsyat.

Ibrahim As.

Advertisements

Sejak kecil nabi Ibrahim sudah menunjukkan kegigihannya dalam mencari tau sesuatu. Salah satunya adalah ketika ia mempertanyakan tentang siapa itu Tuhan. Ia melihat benda-benda langit seperti matahari, bulan dan bintang dan mengira itulah Tuhan. Ketika ia menyaksikan ketidakabadiannya benda-benda itu barulah ia menyakini bahwa Tuhan itu adalah Allah, zat yang maha segala-galanya.

Perjuangan Nabi Ibrahim dalam berdakwah juga berat karena dakwahnya mendapatkan tantangan dari penguasa negerinya yaitu Raja Namrud. Nabi Ibrahim bahkan sampai dibakar hidup-hidup ketika beliau menghancurkan patung-patung dan berhala yang mereka sembah, namun Allah menyelamatkannya dengan membuat api tersebut dingin sehingga tidak sedikipun menyakitinya.

Saat pindah ke Palestina, nabi Ibrahim menikah dengan Siti Sarah dan Siti Hajar. Kemudian Allah memerintahkan agar nabi Ibrahim membawa siti Hajar dan anaknya Ismail ke suatu tempat yang amat jauh yaitu ke Makkah. Saat itu Makkah adalah negeri yang sangat tandus dan gersang, tidak ada air dan pepohonan, namun Ibrahim tetap melaksanakannya karena itu adalah perintah Allah.

Saat anaknya sudah mencapai umur yang cukup, Allah memberikan  perintah lagi kepada Ibrahim untuk menyembelih anak tersebut. Lagi-lagi nabi Ibrahim memiliki keyakinan dan keteguhan hati untuk melaksanakan perintah Allah tersebut.

Semua ujian yang Allah berikan dilaksanakan nabi Ibrahim dengan tekad yang kuat sehingga Allah selalu menolongnya dalam setiap kesempatan.

Musa As.

Sama halnya dengan nabi Ibrahim, Nabi Musa semasa hidupnya juga mendapatkan banyak ujian yang berat. Ujian pertama saat baru lahir, raja Firaun yang berkuasa ketika itu memerintahkan agar membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir. Allah kemudian menolong Nabi Musa dengan memberikan petunjuk kepada Ibunya agar menghanyutkan Musa ke sungai Nil.

baca juga : Kisah Musa yang dihanyutkan ke sungai Nil

Saat sudah dewasa dan mulai berdakwah, Nabi Musa juga tidak gentar untuk berhadapan dengan Fir’aun. Allah memberikan beberapa mukjizat untuk membantu Musa, seperti saat berhadapan dengan tukang sihir Fir’aun, Allah menolongnya dengan tongkat yang bisa menjelma menjadi ular besar. Kemudian saat Fir’aun mengejarnya dan sudah terdesak, Allah menolongnya dengan tongkat yang bisa membelah lautan.

Isa As.

Semasa berdakwah, nabi Isa mendapatkan tantangan yang berat. Kaum Yahudi saat itu mendustakan dan tidak mengakui apapun yang Nabi Isa sampaikan. Pada akhirnya mereka membuat Fitnah yang menyebabkan penguasa Romawi, Raja Pilathus memburu dan hendak membunuh Nabi Isa. Nabi Isa dengan para pengikutnya yang hanya 12 orang sedang beristirahat, salah satu dari pengikutnya tersebut berkhianat dan membocorkan lokasi tersebut. Allah menyelamatkan nabi Isa dan menyerupakan Yudas Iskariot sang pengkhianat menjadi seperti Nabi Isa yang akhirnya disalib oleh pasukan Raja Romawi.

Muhammad Saw.

Semasa hidup dan dan berdakwah, nabi Muhammad banyak mendapatkan ujian yang berat. Mulai dari meninggalnya orang-orang terdekat beliau, yaitu ayah, ibu, paman, istrinya. Nabi Muhammad juga harus pindah ke beberapa tempat karena orang-orang Makkah ketika itu selalu menentang dan menyiksa kaum muslimin. Walaupun demikian, nabi Muhammad tidak putus asa bahkan memaafkan semua orang yang pernah dan berniat menyakitinya.

Sifat-sifat Rasul Ulul Azmi

Dari kisah para Rasul kita bisa memahami bahwa Rasul Ulul Azmi memiliki sifat-sifat berikut ini : Sabar, Ikhlas, Ikhtiar, Tawakal, dan Teguh pendirian.

  • Adapun hikmah beriman kepada rasul ulul azmi dalam kehidupan, antara lain sebagai berikut :
  • Bertambah iman kepada allah swt dengan mengetahui bahwa Rasul itu benar-benar manusia pilihan-nya.
  • Sabar dan tabah dalam melaksanakan perintah Allah swt dan Rasul-nya serta menjauhi segala larangan-nya.
  • Bersyukur kepada Allah swt atas segala nikmatNya
  • Ikhlas menerima segala ujian dan cobaan yang kita alami
  • Mempercayai tugas-tugas yang para Rasul sampaikan kepada umatnya.
  • Lebih mencintai, menghormati, dan mengagungkan rasul atas perjuangannya dalam menyampaikan agama allah swt kepada umatnya.
  • Memperoleh teladan yang baik untuk menjalani hidup.
  • Akan selamat dunia dan akhirat dengan bimbingan yang dari Rasul.

Tonton juga : Kisah Nabi Musa

Advertisements

Komentarmu?