Adab Takziah, Pengertian, Hukum dan Tata caranya

Takziah

Adab Takziah, Pengertian, Hukum dan Tata caranya

Takziah berasal dari bahasa Arab yang artinya belasungkawa atau duka cita. Dalam Islam, takziah merupakan adab atau etika yang Allah dan Nabinya anjurkan ketika seorang muslim mengalami musibah kematian.

Pengertian

Takziah adalah ungkapan rasa belasungkawa dan duka cita kepada keluarga yang orang meninggal. Selain itu, juga sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang sesama muslim.

Dalil atau Hukum Takziah

Menjalankan perilaku ini kepada orang yang terkena musibah kematian memiliki dasar dalil dari Al-Quran dan Hadits.

  • Dalil dari Al-Quran:

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 156:

وَلَا تُؤْتُوا الْمُسْرِفِينَ

(Dan janganlah kamu tolong orang-orang yang berbuat melampaui batas)

Lebih lanjut, penjelasan dalam Tafsir Ibnu Katsir bahwa ayat ini juga bisa juga kita pahami  dengan memberikan bantuan kepada orang yang terkena musibah, termasuk dengan ucapan bela sungkawa.

  • Dalil dari Hadits:

Ada beberapa hadits Rasulullah SAW yang menjadi landasan takziah, seperti hadis riwayat Bukhari dan Muslim berikut:

Riwayat dari Abu Said Al-Khudri RA, beliau menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bertakziah kepada keluarga Sa’d bin Ubadah ketika beliau wafat [HR. Bukhari dan Muslim]

Hadits ini menunjukkan Rasulullah SAW sendiri mengajarkan dan mempraktikkan ucapan bela sungkawa ini kepada yang berduka.

Tata Cara Pelaksanaan

  • Mengucapkan salam: Ucapkan salam ketika memasuki rumah duka.
  • Menyampaikan ucapan bela sungkawa: Gunakan kalimat yang tulus dan penuh empati, misalnya:

“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun (Sesungguhnya dari Allah kita berasal dan kepada Allah kita kembali)”. “Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan”.

  • Mendoakan jenazah: Bacalah doa untuk jenazah dan keluarga mereka.
  • Menghindari pembicaraan yang tidak perlu: Hindari obrolan yang bisa menambah kesedihan pihak keluarga.
  • Menjaga sikap dan perilaku: Berpakaianlah sopan dan santun, serta hindari perbuatan yang tidak pantas seperti tertawa atau bercanda.
  • Menawarkan bantuan: Tawarkan bantuan yang sekiranya keluarga yang berduka butuhkan.

Adab dalam Melakukan Takziah

  • Menyesuaikan waktu: Sebaiknya lakukan sesegera mungkin setelah mendengar kabar kematian. Namun, hindari pada saat keluarga sedang sibuk mengurus jenazah.
  • Menghindari perdebatan: Hindari diskusi atau perdebatan tentang sebab kematian.
  • Meringankan beban keluarga: Jika memungkinkan, bawalah makanan atau minuman untuk membantu keluarga yang sedang berduka.

Dengan memahami dan menerapkan adab takziah, kita bisa menyampaikan rasa belasungkawa dengan tepat dan penuh empati, sehingga keluarga yang berduka merasa terhibur dan dikuatkan.

Komentarmu?