TERHAPUS KESALAHANKU KARENA DIA MAHA PENGAMPUN

optimis

TERHAPUS KESALAHANKU KARENA DIA MAHA PENGAMPUN
OPTIMIS DAN SABAR DALAM MENGGAPAI AMPUNAN ALLAH

rahmadanil.com | optimis dan sabar

Optimis

Optimis adalah sikap yang selalu merasa yakin bahwa ada hal baik dan menyenangkan yang akan terjadi. Sementara sikap optimis dalam menggapai ampunan Allah adalah keyakinan yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Hal ini karena Allah adalah zat yang maha pengampun dan memerima taubat, apapun kesalahan yang kita lakukan.

Cara membiasakan diri bersikap optimis

  • Selalu berpikir positif pada setiap hal yang terjadi
  • Berusaha untuk mengambil ibrah dan pelajaran yang baik dari setiap kejadian
  • Tidak menyalahkan diri sendiri jika terlanjur melakukan sesuatu yang salah tetapi langsung bertaubat dan memperbaikinya
  • Berupaya untuk memperbaiki pada masa sekarang dan masa depan
  • Suka bergaul dengan orang-orang berpikiran positif

Baca juga : Isi kandungan Q.S Al-Balad ayat 1-10

Sabar

Advertisements

Sabar adalah sikap menahan diri dalam menanggung sesuatu penderitaan, baik dalam mengahadapi sesuatu yang tidak diinginkan ataupun kehilangan sesuatu yang disenangi. Sikap sabar dalam menggapai ampunan Allah adalah menyadari bahwa Allah akan mengampuni dosa manusia asalkan bertaubat dan menahan diri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Macam-macam sabar

Pertama, kesabaran dalam menjalani ketaatan dengan cara tetap melaksanakan semua kewajiban, walaupun sedang dalam kesulitan. Allah memberikan kemudahan jika kita dalam keadaan yang sulit, misalnya pembolehan shalat sambil duduk dan berbaring ataupun menjamak shalat jika dalam perjalanan. Sabar dalam ketaatan juga bisa terlihat ketika bulan ramadhan, selama satu bulan umat islam menahan diri dari banyak hal ketika siang hari.

Kedua, sabar menjauhi larangan. Ada banyak hal yang tidak boleh dilakukan oleh umat islam, seperti meminum minuman keras, memakan makanan yang haram, menyakiti orang dan lain sebagainya. Sikap sabar dalam menjauhi larangan ini perlu dilatih dan dibiasakan agar terhindar dari dosa mendapatkan banyak pahala.

Ketiga, sabar menerima ujian. Ujian dari Allah harus disikapi dengan sabar. Kita harus yakin bahwa ujian yang diberikan pada makhluk sudah disesuaikan dengan kadar kemampuan. Semakin tinggi keimanan yang dimiliki, maka semakin tinggi pula ujian yang akan diberikan.

Tonton juga : kisah manusia melawan iblis dan segala tipu dayanya

Advertisements

Komentarmu?