Materi

MEMBIASAKAN AKHLAK TERPUJI (TA’AWUN) Bag.4

Akhlak Terpuji kepada Diri Sendiri
(Ta’awun)

1. Pengertian Ta’awun

Kata ta’awun berasal dari Bahasa Arab yang berarti saling membantu, saling menolong. Menurut istilah ta’awun adalah sikap atau perilaku membantu orang lain. Manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri, sehingga membutuhkan uluran bantuan dari orang lain. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya manusia perlu bantuan dari orang lain dengan saling menolong.

2. Dalil tentang perintah Ta’awun

Dalil naqli yang berasal dari Al Qur’an dan hadits yang menjadi dasar dari pelaksanaan ta’awun salah satunya terdapat dalam Qur’an surat ke 5, Al Maidah ayat 2 :

Secara nalar jelas sekali bahwa manusia adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Maka manusia saling menolong untuk memenuhi hajatnya itu. Islam mengarahkan tujuan dan bentuk tolong menolong itu dalam kebaikan, dalam segala perkara yang baik, bermanfaat yang diizini oleh Allah SWT serta dalam ketakwaan. Artinya, tolong menolong itu didasarkan atas iman, kebenaran dan guna mendapatkan ridla Allah SWT.

Baca Juga : MEMBIASAKAN AKHLAK TERPUJI (TASAMUH) Bag.3

3. Bentuk Ta’awun

Bentuk amalan yang membuktikan seseorang mengamalkan sikap ta’awun:

a. Menyadari bahwa setiap manusia itu mempunyai kelebihan dan kekurangan.
b. Membiasakan mengedepankan kepentingan bersama, tanpa harus mengorbankan kebutuhan diri sendiri.
c. Membiasakan melihat potensi diri, baik secara konseptual dan material sebagai bahan mewujudkan kebersamaan.

 

Komentarmu?